August 25, 2016

Melihat dan Rasakan Fenomena langka di Bumi Khatulistiwa

Aku Cinta Indonesia – Rasa bangga sangat saya rasakan sebagai bangsa indonesia, Masih dalam suasana hari kemerdekaan negara tercinta yang telah memasuki usia 71 tahun. Dirgahayu Indonesiaku tercinta.

Banyak kebanggan yang tersimpan di benak saya mengenai indonesia, baik dari pesona alam, adat dan budaya, serta beragam suku bangsa yang tidak dimiliki negara lain.

Dikesempatan ini rasa bangga saya untuk negara tercinta diusia yang ke 71 ingin mengekspos serta memperkenalkan salah satu kejadian aneh yang terjadi di bumi khatulistiwa.

Sebagaimana kita semua ketahui bahwa indonesia menjadi salah satu negara yang dilalui garis khatulistiwa, tepatnya di Kota Pontianak yang menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Barat.

Tampak megahnya bangunan tugu khatulistiwa (Sumber: rodajayapontianak.com)

Ada baiknya kita intip sejenak mengenai sejarah awal mula berdirinya tugu khatulistiwa

Tugu khatulistiwa konon sejarahnya dibangun pada tahun 1928 oleh para rombongan orang berkebangsaan Belanda dengan tonggak dan tanda panas diatasnya. Setelah 2 tahun silam tepatnya tahun 1930 tugu tersebut disempurnakan dengan penambahan lingkaran dibagian atas tugu.

Bangunan tugu khatuliswa sekitar tahun 1990

Akhirnya sekitar 8 tahun sekitaran tahun 1938 tugu kembali disempurnakan dengan menggunakan kayu belian (Kayu dengan kekuatan seperti besi) yang mempunyai tinggi 4,4 Meter.

Waktu demi waktu dilewati tepatnya pada tahun 1990 dibuatlah kubah dan duplikat tugu berukuran 5 kali lebih besar dari aslinya. Hingga pada 21 September 1991 oleh Gubernur Kalimantan Barat pada masa itu yakni Parjoko Suryokusumo.

Alhamdulillah pada akhirnya hingga sekarang kompleks Tugu Khatulistiwa dilindungi oleh pasal 26 UU No 5 Tahun 1992 Tentang Benda Cagar Budaya.

Lantas Fenomena seperti apa yang terjadi di Tugu Khatulistiwa.

Pernah gak ada mendengar Hari Kulminasi Matahari? Mungkin dari 80 % orang indonesia tidak pernah mendengar hari tersebut. Oke, Titik Kulminasi merupakan titik dimana matahari tepat berada diatas garis khatulistiwa. Dimana inilah fenomena yang tidak akan ditemui dinegara lain.

Saat fenomena ini berlangsung bayangan tugu dan bayangan benda-benda disekitar tugu akan menghilang selama beberapa detik meskipun diterpa sinar matahari

Kapan Hari Kulminasi Matahari terjadi? Baik fenomena ini terjadi dalam 1 tahun sebanyak 2 kali tepat pada tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September.

Tak heran ditanggal tersebut masyarakat berbondong-bondong ingin menyaksikan fenomena tersebut, tidak hanya masyarakat kalbar saja beberapa orang turis asing dan wisatawan pulau jawa ikut dalam kerumunan orang yang menyaksikan acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak.

Ayo Ke Tugu Khatulistiwa....!!!!!

Mari yang ingin berkunjung untuk menyaksikan fenomena tersebut, mungkin bagi kawan-kawan dari luar pulau kalimantan yang pernah mempunyai niat atau yang setelah membaca artikel ini berniat ingin berkunjung ke pontianak.

Tidak perlu bimbang atau susah-susah dalam mencari tiket pesawat, Karena salah satu penyedia tiket Airpaz memberikan segala kemudahan dalam membantu anda mencari tiket.

Banyak pilihan pesawat yang terdapat di Airpaz, Salah satunya yang bisa anda gunakan "Lion Air", hingga anda sampai ke bandara Supadio Pontianak,

Setelah menginjak kaki di bandara international supadio alternatif lain yang bisa dipilih untuk menuju ke lokasi tugu khatulistiwa tersebut seperti taksi, ojek dll.  Perjalanan sekitar 30 menit bahkan bisa lebih akan ditempuh untuk sampai ke lokasi, hingga akhirnya anda berada di tugu khatulistiwa

Banyak sesuatu kepuasaan dan ketakjuban yang akan membuat mata kalian melotot tanpa ingin sedikit pun mengedipnya jika sudah menginjak kaki di tanah khatulistiwa.

Kapan lagi kita bisa melihat pesona keindahan alam baik berupa kekayaan alam, objek wisata hingga keajaibaan yang terkandung di negara paing kita cinta ini.

Aku Cinta Indonesia, Welcome to Bumi Khatulistiwa....!!!!!!

About the Author

Tri Kurniadi

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

6 comments:

  1. Tulisan ini keren juga, sama kayak Mbak Venny. Mantap... Mantap... Mantap... Semoga Sama2 Berjaya Ya Bro. Amin... Tetap Semangat... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih om....amin..amin, semoga semangat ngeblog terus berkobar di jiwa dan raga kita semua

      Delete
  2. cita2 aku mau ke pontianak doakan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, Semoga kesampaian berkunjung ke Pontianaknya,

      Delete
  3. Tulisan menarik , terimakasih atas partisipasinya dalam lomba blog Airpaz . Semoga menang dapat tiket pesawat gratis dari Airpaz yah :)

    Airpaz
    http://www.blog.airpaz.com

    ReplyDelete
  4. Tulisan menarik , terimakasih atas partisipasinya dalam lomba blog Airpaz.Semoga menang dapat tiket pesawat gratis dari Airpaz yah :)

    Airpaz
    http://blog.airpaz.com/id

    ReplyDelete


iklan

 

Copyright © Official Blog Of Tri Kurniadi. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com